Beranda Peristiwa DAMPAK PSIKIS MASYARAKAT SETELAH BADAI SEROJA DI KABUPATEN KUPANG

DAMPAK PSIKIS MASYARAKAT SETELAH BADAI SEROJA DI KABUPATEN KUPANG

Oleh : Angela Albertin Siki / Kelompok 8 Semester 6 FKM  Jurusan PKIP Undana

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG – Pada awal bulan April Indonesia mengalami Siklon Tropis Seroja yang menghantam daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Siklon ini mengakibatkan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah NTT, dampaknya banyak masyarakat mengalami kerugian seperti rumah yang hancurterkena badai, banjir sertalongsor yang menyebabkan korban jiwa.

Dalam meteorologi, siklon tropis (atau hurikan, angin puyuh, badai tropis, taifun, atau angin ributtergantung pada daerah dan kekuatannya) adalah sebuah jenis sistem tekanan udara rendah yang terbentuk secara umum di daerah tropis. Sementara angin sejenisnya bisa bersifat sangat merusak atau destruktiftinggi, siklon tropis adalah bagian penting dari sistem sirkulasi atmosfer, yang memindahkan panas dari daerah khatulistiwa menuju garis lintang yang lebih tinggi.

Siklon tropis seroja merupakan siklon tropis yang mulai terbentuk di selatan Nusa Tenggara Timur Indonesia yang di mulai pada tanggal 3 April 2021. BMKG  juga megeluarkan peringgatan dini gelombang setinggi 4 – 5 meter yang berpeluang terjadi diperairan barat Lampung,Selat Sunda, Bagian Selatan Banten,Jawa Barat, Jawa Tengah, Pulau Sawu, Kupang dan Pulau Rote. Daerah persisir aceh, Mentawai, Bengkulu, Jawa Tengah, Pulau Sumba, Selat Bali, Selat Lombok, dan Selat Alas juga berpotensi mendapat gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter.

Kabupaten Kupang merupakan salah satu daerah yang terpapar badai seroja. Rumah warga rusak disapu badai yang terjadi sejak tanggal 3 April 2021 sampai 5 April 2021. Badai hujan dan angin kencang membuat pohon tumbang dan banjir sehingga sebagian warga tidak bisa menggungsi ke tempat yang lebih aman. Ketua posko komando tanggap darurat bencana Kabupaten Kupang, Obet Laha mengatakan  6.546 unit rumah yang rusak akibat terjangan angin itu terdiri dari 2.043 unit rusak ringan,963 unit rusak sedang dan 3.540 unit rusak berat. Bukan hanya kerugian finansial setelah badai seroja banyak masyarakat yang mengalami gangguan psikis.

Setelah badai seroja yang melanda Kabupaten Kupang. Masyarakat lebih waspada dalam segala situasi. Hal ini sangat baik dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Namun apabila terus-menurus dipikirkan maka akan menyebabkan atau menimbulkan rasa kekwatiran yang berlebihan sehingga dapat  menganggu psikis masyarakat di Kabupaten Kupang.

Masalah psikis yang terjadi seperti kepanikan yang berlebihan akan mengakibatkan trauma dan masalah psikis lainnya seperti stres yang berkepanjangan akibat rumah masyarakat yang rusak dll, hal ini akan memicu terjadinya gangguan kesehatan pada masyarakat. Selainbantuanmateri, bantuanpsikologi juga perlu dilakukan untuk memulihkan dan mengatasi kepanikan masyarakat yang terkena bencana.

Siklon Seroja ini menyadarkan kita bahwa pengetahuan dan kesadaran mitigasi bencana sangat penting untuk diketahui masyarakat. Dengan mempelajaritanda – tanda awal bencana akan meminimalisir resiko kerugian yang akan terjadi maupun korban jiwa pada saat bencana.

Perlunya edukasi dan informasi akan hal – hal yang harus dilakukan pada saat bencana, tanda –tanda awal bencana dan mengenal rambu-rambu seperti jalur evakuasi, titik kumpul pada masyarakat umum bisa menjadi salah satu carau ntuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bencana dan apa yang harus dilakukan sehingga jika terjadi bencana dikemudian hari masyarakat tidak panik dan tau apa yang harus dilakukan pada saat bencana. (FNI/Redaksi)

Sumber Berita :  Kelompok 8 Semester 6 Fakultas Kesehatan Masyarakat  Jurusan PKIP Undana (ANGELA ALBERTIN SIKI, BENTO ARISTON EK, CHRISTIANO DAVID RUDOLF SANRIO, FLAVIANA MIRACIN JOHAN, INDRI LODIA ANTONIA SAE, JUAN HARVIAN NDUN, LOISA JUMEIGA SILLA METKONO, MELISSA IMELDA RINI TAUNU, URFAN SOFIYANI FRIDEL BAIT)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

DPP PWRI KUTUK AKSI KEKERASAN TERHADAP WARTAWAN DI NTT

FOCUS NEWS INDONESIA.com-KUPANG --Terkait kekerasan terhadap wartawan di NTT, PWRI mengutuk keras kepada pihak-pihak yang melakukan kekerasan fisik terhadap pekerja jurnalistik, yakni saudara kita...

USAI JUMPA PERS, WARTAWAN DIANIAYA PREMAN

KUPANG, FOCUS NEWS INDONESIA  – Wartawan Suaraflobamora.Com, FPL dianiaya sejumlah  preman tak dikenal di dekat pintu gerbang masuk/keluar Kantor Perusahaan Daerah (PD) PT. Flobamor,...

INSPEKTORAT DAERAH PROVINSI NTT RAIH PREDIKAT ‘SANGAT BERHASIL’

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG – Kinerja Instansi Pemerintah Daerah merupakan gambaran mencapai tujuan dan sasaran pemerintah sebagai penjabaran dari visi, misi maupun strategi instansi...

GBIS Harus Bisa Wujudkan Damai Sejahtera Bagi Dunia

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG - Demikian disampaikan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XX Gereja Bethel Injil Sepenuh...

Sarat Konflik, WALHI NTT Desak Pemerintah Segera Hentikan Pembangunan Waduk Lambo

NAGEKEO, Focus News Indonesia.com - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Nusa Tenggara Timur menegaskan kepada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT II),...