DPO TERDUGA KASUS TINDAK PIDANA DI TUAPUKAN KUPANG : DITANGKAP DI DESA MBOEAIN OLEH TIM RESKRIM POLSEK ROTE BARAT

0
1931

FOCUS NEWS INDONESIA.COM

ROTE NDAO – Hari ini Minggu tgl 01 november 2020, sekitar pukul 16:30 wita, telah dilakukan penangkapan DPO diduga tersangka kasus Tindak pidana “dengan sengaja secara terang terangan dan dengan tenaga bersama  menggunakan kekerasan terhadap orang/pengeroyokan” , sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 ayat (1) KUHP Sub pasal 351 ayat (1) KUHP Jo pasal 55 ayat (1) KUHP; di Ds.Tuapukan, Kab. KUPANG.

IDENTITAS TERSANGKA :

Nama Ferdinan Sine, jenis kelamin laki-laki, umur 30 tahun, tempat tgl lahir Tuapukan 30 Desember 1990, pekerjaan swasta, agama Kristen Protestan, alamat RT 001, RW 001, Dusun 1 Desa Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

KRONOLOGIS PENANGKAPAN :

Satuan Reskrim Polres Rote Ndao mendapat informasi bahwa ada tersangka DPO yang melarikan diri ke wilayah Rote Ndao.

Informasi tersebut didapat dari anggota Resmob Polda NTT yang menyampaikan bahwa diduga tersangka ats nama FERDINAN SINE yang statusnya DPO saat ini sedang berada di Rote Ndao tepatnya di Desa  Mboeain, Kecamatan Rote Barat.

Mendapat informasi tersebut, anggota opsnal Satuan Reskrim yang terdiri dari 2 org yaitu BRIPDA NICODEMUS HEDE dan BRIPDA TONY SAEKOKO langsung bergerak menuju ke Polsek Rote Barat guna berkoordinasi dengan KANIT RESKRIM Polsek Rote Barat AIPDA ANTONIUS K. FAHIK.

Selanjutnya tim opsnal berjumlah 4 orang yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Rote Barat langsung menuju ke Desa Mbueain dengan menggunakan 1 unit mobil.

Sesampainya di lokasi tim langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Mboeain tentang keberadaan dan tempat tinggal tersangka.

Setelah mendapat informasi akan keberadaan tersangka, tim langsung melakukan pengintaian dan didapati tersangka sedang duduk di depan rumahnya.

Tim langsung melakukan penangkapan, namun dalam upaya penangkapan tersangka yang saat itu memegang sebilah parang langsung melakukan perlawanan.

Melihat keadaan tersebut petugas memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali, namun tidak diindahkan oleh tersangka.

Dan selanjutnya tersangka melarikan diri sambil membawa parang tersebut, maka  untuk melumpuhkan tersangka yang melarikan diri btersebut, tim melakukan upaya paksa dengan melumpuhkan tersangka dengan timah panas dan mengenai pangkal paha tersangka.

Selanjutnya tersangka langsung diamankan bersama barang bukti parang, dan langsung dilarikan ke RSUD BA’A untuk penanganan medis.

Saat ini tersangka sudah berada di RSUD BA’A, setelah dilakukan tindakan medis didapati bahwa luka tembak tembus dan tidak ada proyektil yang bersarang.

Selanjutnya direncanakan besok hari Senin tgl 02 Nopember 2020, tersangka akan dikawal oleh tim penyidik Sat Reskrim Polres Rote Ndao ke Kupang untuk selanjutnya diserahkan ke Dit Reskrim Umum Polda NTT.  ( FNI/Red)

Sumber : Siaran Pers Kasubag Humas Polres Rote Ndao, Aiptu Anam Nurcahyo

Editor    : Rudi Mandala    

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here