INSPEKTORAT DAERAH PROVINSI NTT RAIH PREDIKAT ‘SANGAT BERHASIL’

0
34
Foto berita
Kepala Inspektorat Provinsi NTT, Rut D. Laiskodat, S.Si, Apt, MM, saat memberikan Keterangan Pers, pada 31/3/2022 di Kantor Inspektorat di Jalan Palapa Kupang
FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG – Kinerja Instansi Pemerintah Daerah merupakan gambaran mencapai tujuan dan sasaran pemerintah sebagai penjabaran dari visi, misi maupun strategi instansi tersebut yang mengindikasikan tingkat keberhasilan ataupun kegagalan dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang ditetapkan oleh pemerintahan daerah sesuai dengan program dan kebijakan yang telah ditetapkan.
Sebagai pelayan masyarakat, pemerintah daerah provinsi NTT dituntut untuk tanggap terhadap kebutuhan dan tuntutan masyarakat dengan memberikan pelayanan terbaik, transparan dan berkualitas.
Hal tersebut di atas, disampaikan oleh Kepala Inspektorat Provinsi NTT, Rut D. Laiskodat, S.Si, Apt, MM saat jumpa pers bersama awak media, pada hari Kamis, 31/3/2022 bertempat di Kantor Inspektorat Daerah di Jalan Palapa No 6, Oebobo Kota Kupang.
Rut D. Laiskodat, mengatakan, dalam upaya mencapai visi dan misi serta penemuan target-target yang ada dalam RPJMD Provinsi NTT, maka perangkat daerah telah membuat perjanjian kinerja tahun 2001 dengan gubernur Nusa Tenggara Timur.
“Meskipun daerah sedang dilanda Pandemi Covid-19 dan terpaan badai Seroja beberapa waktu lalu, perangkat daerah tetap bersinergi dalam upaya mencapai target yang telah ditetapkan sesuai dengan apa yang tertuang dalam perjanjian kinerja,” ucap Rut.
Katanya, pada tahun 2021 dalam era pemerintahan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Drs. Josef A. Nae Soi, M.M (Periode 2018 sampai 2023), terhadap perangkat daerah lingkup Provinsi NTT, telah dilakukan penilaian kerja yang berfokus pada 11 komponen yang diperjanjikan dengan pemberian bobot penilaian dalam dua komponen utama yaitu : Kinerja Utama dan Kinerja Penunjang dengan rincian indikatornya sebagai berikut :
1.Kinerja Utama dengan Indikator :
a.Sasaran Strategis yang ada dalam Restra Perangkat Daerah/IKU PD dengan bobot 40.
b.Anggaran (APBN dan APBD) dengan bobot 20
2.Kinerja Penunjang dengan Indikator :
a.Proses Pengadaan Barang dan Jasa telah terkontrak 31 Maret dengan bobot 3,5.
b.Nilai Pelaksanaan SAKIT minimal BB dengan bobot 10.
c.Nilai Pelaksanaan RB minimal BB dengan bobot 10.
d.Telah menerapkan PPK Online 100 persen dengan bobot 2.
e.TLHP temuan dibawah 2019, administrasi 100 persen non administrasi 90 sampai 100 persen dengan bobot 2.
f.TLHP temuan tahun 2019 keatas harus 100 persen dengan bobot 2,5.
g.Penyampaian LKPD, LPPD, LKPJ dan LKIP paling lambat 31 Maret 2021 dengan bobot 3.
h.Telah bersertifikat management ISO 901 : 2015 dengan bobot 2
i.Paling kurang menghasilkan 5 inovasi dengan bobot 5.
Dari Hasil Penilaian diperoleh hasil sebagai berikut :
1.Terdapat 29 perangkat daerah mendapat nilai A (85,46 s/d 99,75) dengan predikat Sangat Berhasil
  1. Terdapat 9 perangkat daerah mendapat nilai B (78,23 s/d 84,42) dengan predikat berhasil.
  2. Terdapat 1 perangkat daerah yang mendapat nilai C (70,78) dengan predikat cukup berhasil.
Rut menjelaskan, hasil penilaian tahun 2021 mengalami kenaikan dari hasil penilaian tahun 2020 dimana pada tahun 2020 perangkat daerah yang mendapat nilai hanya 15 PD, dan yang mendapat predikat cukup baik hanya 14 perangkat daerah. Untuk tahun 2021 perangkat daerah dengan hasil penilaian kinerja terbaik dengan kategori nilai A dengan nilai akhir 99,75 persen. Sehingga mendapat predikat sangat berhasil adalah Inspektorat Daerah Provinsi NTT.
Tempat kedua ditempati oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dengan nilai akhir 97,86 dengan kategori A, sangat berhasil.  Sedangkan posisi terakhir ditempati oleh badan pengelolah perbatasan daerah dengan nilai 70,78 dengan kategori C, cukup berhasil.
Adapun keseluruhan hasil penilaian kinerja terhadap 39 perangkat daerah dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :

Rut menjelaskan lagi bahwa, hasil penilaian ini tentu saja harus memberikan motivasi tersendiri bagi semua perangkat daerah untuk menjadi yang terbaik,” tuturnya. Bagi Perangkat daerah dengan nilai yang bagus agar semakin ditingkatkan lagi kinerjanya, dan bagi perangkat daerah yang masih mendapat predikat C agar tetap berupaya meningkatkan kinerjanya. Terhadap hasil penilaian yang ada, bapak Viktor Bungtilu Laiskodat selaku Gubernur Nusa Tenggara Timur meminta perhatian dari seluruh Kepala Perangkat Daerah agar :
  1. Meningkatkan Sinergitas dan Kolaborasi dengan pihak-pihak terkait dalam pencapaian target-target RPJMD.
  2. Memastikan indikator Kinerja yang diperjanjikan adalah indikator kinerja utama yang berorientasi hasil.
  3. Menyusun rencana aksi untuk percepatan pencapaian target indikator kinerja dan dilaporkan secara periodik kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur.
“Sistim Pengendalian Intern Terintegrasi menjadi salah satu kunci utama dalam suksesnya pelaksanaan kinerja pemerintah daerah karena SPIP terintegrasi dilaksanakan dengan pemantauan, aktifitas pengendalian, lingkungan pengendalian, penilaian resiko dan informasi komunikasi,” pungkasnya.
Dia mengatakan, dilaksanakannya sistim pengendalian berdasarkan pada penguatan terhadap sistim pengendalian yang telah dilaksanakan oleh organisasi yang berawal dari pembentukan organisasi, kebijakan organisasi, persiapan dalam anggaran, sarana serta prasarana, penetapan sumber daya manusia yang akan melaksanakan program dan kegiatan serta penetapan prosedur atau SOP dalam pelaksanaan kinerja. Oleh karena itu, diharapkan dengan ditetapkannya sistim pengendalian interen pemerintahan terintegrasi yang efektif akan berpengaruh terhadap peningkatan kinerja organisasi pemerintahan daerah.
“Jika penyelenggaraan pemerintah dilaksanakan berdasarkan pedoman dan prinsip-prinsip pengelolaan yang benar maka akan berdampak positif dalam pencapaian tujuan untuk memakmurkan dan membuat sejahtera masyarakat. Hal ini tentuk akan memberikan dampak yang baik terhadap peningkatan kinerja pemerintah daerah yang berarti berjalan sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan menuju NTT Bangkit NTT Sejahtera,” tuturnya. ( Maria Yessi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here