Beranda Technology KEMENKOMINFO : Akan Hentikan Siaran TV Analog Tahun 2022

KEMENKOMINFO : Akan Hentikan Siaran TV Analog Tahun 2022

JAKARTA, FOCUS NEWS INDONESIA.com – Secara serentak mulai Tanggal 2 November Tahun 2022 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyebut akan menghentikan siaran televisi analog dan menggantinya dengan siaran televisi digital.

Dalam prakteknya masyarakat pengguna tv tabung atau analog masih bisa menikmati siaran televisi, tapi diperlukan alat khusus untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog sehingga dapat ditayangkan di tv analog. Namun ada baiknya segera berpindah ke tv digital karena memiliki banyak kelebihan.

Pergantian serentak dari tv analog ke tv digital ini dilakukan mengingat perkembangan zaman yang kian maju dan teknologi yang semakin canggih. Selain itu, efisiensi juga menjadi salah satu faktor migrasi tv analog ke tv digital.

Adapun pengertian dan kelebihan dari TV Digital :

  1. Pengertian TV Digital

Dilansir dari berbagai sumber, mengatakan bahwa  Tv digital adalah penggunaan aplikasi teknologi digital pada sistem penyiaran televisi yang sudah dikembangkan sejak tahun 90an dan mulai diuji coba sejak awal tahun 2000. Di awal kemunculannya, penyiaran sistem digital tersebut dilakukan secara Simulcast atau siaran bersama dengan siaran analog sebagai media atau transisi.

  1. Kelebihan TV Digital

-Sinyal Lebih Stabil : Pada tv analog, semakin jauh dengan lokasi stasiun pemancar televisi, maka signal penyiaran akan semakin melemah dan gambar yang ditampilkan akan semakin buruk. Sedangkan tv digital terus menyiarkan gambar dan suara yang jernih sampai pada titik signal tidak dapat diterima lagi.

-Memiliki Dua Status Penyiaran TV Digital : Penyiaran TV digital hanya mengenal dua status: Terima (1) atau Tidak (0). Artinya, apabila perangkat penerima siaran digital dapat menangkap sinyal, maka program siaran akan diterima. Sebaliknya, jika sinyal tidak diterima maka gambar-suara tidak muncul.

Suara dan Gambar Lebih Jernih : Melansir dari Kominfo, kualitas suara dan gambar pada siaran tv digital jauh lebih baik dibandingkan dengan tv analog. Pada tv digital, Anda tidak akan menemui gambar yang berbayang atau noise (bintik-bintik semut) pada layar televisi.

Terdapat Berbagai Fasilitas Tambahan : Bagi para pengguna tv digital, tak hanya dimanjakan dengan siaran televisi yang jernih dan stabil, namun juga bisa mendapatkan fasilitas tambahan seperti EPG (Electronic Program Guide) yakni fasilitas untuk mengetahui acara yang telah dan akan ditayangkan. Pengguna juga bisa langsung menilai kualitas penyiaran dengan memberikan rating terhadap program televisi yang ditonton.

Demikian penjelasan tentang TV Digital dan Kelebihannya, semoga bermanfaat bagi kita semua. (FNI/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

GUB VBL : STUNTING NTT TURUN 3,2 PERSEN “KITA PERLU KERJA KERAS LAGI”

FOCUS NEWS INDONESIA,com, KUPANG - Memang betul terjadi penurunan Stunting tapi jika penurunannya biasa-biasa saja artinya kerja kita kurang maksimal karena yang kita bicarakan...

DIREKTORAT PMMB DAN TAMAN BUDAYA NTT GELAR WORKSHOP PENULISAN NASKAH FILM

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG - Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru (Dit.PMMB) Kementerian Pendidikan kebudayaan, Riset dan Teknologi bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah...

Assessment Center dan Launching Penilaian Kompetensi Berbasis CAT Wujud Prestasi BKD NTT

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan apresiasi Kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTT dan seluruh jajaran yang...

PLBN Cerminan Komitmen Pemerintah Bangun Indonesia dari Kawasan Perbatasan

MERAUKE. FOCUS NEWS INDONESIA.COM - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) merupakan cerminan komitmen pemerintah untuk membangun Indonesia dari kawasan perbatasan. Dengan wajah dan pelayanan...

Albert Riwu Kore Bantah Pernyataan BPR Christa Jaya Soal Penggelapan Sertifikat

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG – Albert Wilson Riwu Kore , membantah tegas pernyataan BPR Christa Jaya Perdana, yang mengatakan dirinya diduga menggelapkan sejumlah sertifikat...