Beranda POLHUKAM Ketum Partai Nusantara DR. Suryanto PD : Kami Ingin Politik Santun dan...

Ketum Partai Nusantara DR. Suryanto PD : Kami Ingin Politik Santun dan Berbudaya

FOCUS NEWS INDONESIA.COM

JAKARTA –  Perkembangan politik tanah air yang begitu kompleks telah menyita perhatian publik. Mengingat ini tahun politik, berbagai issu digelontorkan dalam ruang-ruang publik.  Namun sangat disayangkan, perkembangan politik yang begitu dinamis, tidak diimbangi dengan  etika politik maupun komunikasi politik yang cerdas, edukatif dan konstruktif.

Ketua Umum Partai Nusantara, DR. Suriyanto PD, SH, MH, M.Kn, mengatakan, arah politik kita saat ini, harusnya diimbangi dengan nilai-nilai kesantunan, tanpa mencerabut akar budaya yang telah lekat sebelumnya.

Sehingga, kata dia, partai politik mampu menterjemahkan visi misinya, menuju Indonesia yang lebih baik, mampu mengedukasi anak-anak bangsa ini,  sehingga memiliki kematangan dalam berpolitik, matang dalam berdemokrasi.

“ Kami, dan para sesepuh dari berbagai lintas budaya,  akademik, berfikir dan bersama-sama  memikirkan perjalanan bangsa ini, dengan mendirikan Partai Nusantara. Kami ingin meletakkan pondasi yang kuat, dan bagaimana merekonstruksi kembali komitmen kebangsaan kita, sehingga mampu mengembalikan ‘ruh’ dalam berbangsa dan bernegara menuju Indonesia seharusnya,” kata Suriyanto kepada Strateginews.co, Selasa, 3 November 2020.

Dinamika politik yang terjadi saat ini, kata Doktor ilmu hukum ini, harus disikapi dalam perspektif yang lebih luas, bukan sikap politik sesaat, hanya mengedepankan kepentingan kelompok maupun individu, lalu abai terhadap kepentingan bangsa dan negara.

“ Hakikat politik harus berkiblat pada kepentingan rakyat, atau berorientasi menjawab kepentingan  dan kebaikan bersama. Politik harus dirancang untuk melahirkan kebaikan bersama, bukan batu loncatan untuk mencapai kepentingan pribadi atau kelompok. Karena itu politik harus dipahami  dari hakikatnya untuk menata kehidupan masyarakat, agar berjalan sesuai prinsip-prinsip keadilan. Inilah yang mendasari kami membentuk Partai Nusantara,” tuturnya.

Pondasi politik ini,  kata Suriyanto, sangat penting mengingat berpontensi lahirnya konflik politik dan bukan tidak mungkin dapat mengorbankan rakyat, untuk itu dibutuhkan kesadaran elit politik dan rakyat dalam berpolitik.

“ Kami tidak ingin wajah politik kita buram tanpa makna. Wajah politik yang agung harus kita hadirkan kembali di tengah masyarakat.  Di Partai Nusantara, kita mengedepankan politik yang santun dan berbudaya, bukan politik yang diterjemahkan dalam akrobat dalam bentuk pengambilan keputusan yang berujung untuk kepentingan kelompok atau pribadi,” terang dia. (FNI/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

GUB VBL : STUNTING NTT TURUN 3,2 PERSEN “KITA PERLU KERJA KERAS LAGI”

FOCUS NEWS INDONESIA,com, KUPANG - Memang betul terjadi penurunan Stunting tapi jika penurunannya biasa-biasa saja artinya kerja kita kurang maksimal karena yang kita bicarakan...

DIREKTORAT PMMB DAN TAMAN BUDAYA NTT GELAR WORKSHOP PENULISAN NASKAH FILM

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG - Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru (Dit.PMMB) Kementerian Pendidikan kebudayaan, Riset dan Teknologi bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah...

Assessment Center dan Launching Penilaian Kompetensi Berbasis CAT Wujud Prestasi BKD NTT

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan apresiasi Kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTT dan seluruh jajaran yang...

PLBN Cerminan Komitmen Pemerintah Bangun Indonesia dari Kawasan Perbatasan

MERAUKE. FOCUS NEWS INDONESIA.COM - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) merupakan cerminan komitmen pemerintah untuk membangun Indonesia dari kawasan perbatasan. Dengan wajah dan pelayanan...

Albert Riwu Kore Bantah Pernyataan BPR Christa Jaya Soal Penggelapan Sertifikat

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG – Albert Wilson Riwu Kore , membantah tegas pernyataan BPR Christa Jaya Perdana, yang mengatakan dirinya diduga menggelapkan sejumlah sertifikat...