Beranda Olahraga & Kesehatan Negara Dinilai Gagap Berlakukan State of Emergency Hadapi Wabah Corona

Negara Dinilai Gagap Berlakukan State of Emergency Hadapi Wabah Corona

JAKARTA – Pengamat Militer dan Intelijen, Connie Rahakundini Bakrie mengaku tidak paham langkah yang akan ditempuh pemerintah dalam menangani wabah virus Corona (COVID-19).

Connie melihat kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dipilih pemerintah justru tak dibarengi dengan model darurat sipil atau darurat militer, namun darurat polisi.

“Jadi polisi yang mengurusi dari bawang putih, gula hingga pasal penghinaan terhadap Presiden terkait COVID-19 ? Sekali lagi saya kurang paham, silakan ahli hukum dan tata negara yang melihatnya,” kata Connie saat dihubungi SINDOnews, Selasa (7/4/2020).

Connie menambahkan, ketika opsi PSBB yang dipilih maka daerah tergantung Menteri Kesehatan (Menkes). Gubernur atau Bupati dan Wali Kota harus mengajukan dulu izin pembatasan ke Kemenkes dan tidak serta merta secara otomatis menerapkan PSBB. “Kalau saya bilang sih yang terjadi adalah kegagapan negara dalam memberlakukan kondisi state of emergency,” tutur Connie.

Akibatnya, lanjut dia, penanganan wabah Corona ini tidak disertai cara dan koordinasi yang komprehensif. Terbukti, dengan pernyataan BNPB yang menyebut adanya perbedaan data soal penanganan COVID-19.

Menurut dia, apapun UU yang dipakai, mau UU No. 6 tahun 2018 atau Darurat Sipil atau bahkan Darurat Militer atau Darurat Jubir sekalipun, Connie mengaku tidak mau ambil pusing. “Yang penting ada comprehensive dan integrated efforts, segera. Kalau segera dapat disadari oleh RI 1 bahwa kita tidak mau menghadapi bencana sebesar AS dan Itali,” katanya.(cip)

Sumber : www.sindonews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

GUB VBL : STUNTING NTT TURUN 3,2 PERSEN “KITA PERLU KERJA KERAS LAGI”

FOCUS NEWS INDONESIA,com, KUPANG - Memang betul terjadi penurunan Stunting tapi jika penurunannya biasa-biasa saja artinya kerja kita kurang maksimal karena yang kita bicarakan...

DIREKTORAT PMMB DAN TAMAN BUDAYA NTT GELAR WORKSHOP PENULISAN NASKAH FILM

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG - Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru (Dit.PMMB) Kementerian Pendidikan kebudayaan, Riset dan Teknologi bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah...

Assessment Center dan Launching Penilaian Kompetensi Berbasis CAT Wujud Prestasi BKD NTT

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan apresiasi Kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTT dan seluruh jajaran yang...

PLBN Cerminan Komitmen Pemerintah Bangun Indonesia dari Kawasan Perbatasan

MERAUKE. FOCUS NEWS INDONESIA.COM - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) merupakan cerminan komitmen pemerintah untuk membangun Indonesia dari kawasan perbatasan. Dengan wajah dan pelayanan...

Albert Riwu Kore Bantah Pernyataan BPR Christa Jaya Soal Penggelapan Sertifikat

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG – Albert Wilson Riwu Kore , membantah tegas pernyataan BPR Christa Jaya Perdana, yang mengatakan dirinya diduga menggelapkan sejumlah sertifikat...