PERESIDEN JOKO WIDODO, MINTA LIBATKAN MUI, NU, MUHAMMADYAH DAN ORMAS LAINYA TERKAIT HALALNYA VAKSIN COVID-19

0
50

FOCUS NEWS INDONESIA.COM

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri BUMN Erick Thohir  agar siapkan  strategi komunikasi publik tentang manfaat vaksin dan peta jalan (roadmap) Vaksinasi.

Presiden mengatakan, strategi komunikasi kepada publik sangat penting agar bisa menjelaskan kepada masyarakat sehingga tidak terjadi disinformasi dan penyebaran berita hoax dari berbagai platform di berbagai media yang ada.

” Pak Menteri BUMN bersama tim supaya menyiapkan lagi strategi komunikasi untuk di-back up oleh Kominfo,” ucap Presiden Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Senin, 26 Oktober 2020.

Presiden meminta agar dijelaskan secara  komprehensif ke publik tentang manfaat vaksin dan pelaksanaan vaksinasi.

Menurut Presiden,  dengan melakukan  strategi komunikasi publik, dapat mencegah terjadinya dis-informasi atau penyebaran berita hoaks terkait vaksin dan proses pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Presiden meminta agar jajarannya lebih awal melibatkan majelis dan organisasi keagamaan, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Karena menurut Jokow, dengan melibatkan  organisasi keagamaan maka  dapat memastikan kepada masyarakat bahwa vaksin tersebut halal.

“Dari awal kita harus libatkan majelis dan organisasi keagamaan, seperti, MUI, NU, Muhammadiyah, dan ormas-ormas lainnya tentang  manfaat vaksin dan meyakinkan kepada umat tentang halalnya  vaksin ini,” ungkapnya.

Jokowi juga meminta Timeline dengan memperhatikan ketersediaan sarana prasarana dan infrastruktur pendukung,memperhatikan jalur distribusi dan Internal  Interval pemberian Vaksin yang akan digunakan per wilayah.(FNI/PK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here