Beranda Peristiwa UMAT KURUBHOKO LAKUKAN AKSI REBOISASI MATA AIR UNTUK KEUTUHAN CIPTAAN

UMAT KURUBHOKO LAKUKAN AKSI REBOISASI MATA AIR UNTUK KEUTUHAN CIPTAAN

FOCUS NEWS UNDONESIA.COM

KURUBHOKO NGADA – Kelompok Umat Basis (KUB) Katolik St. Fransiskus,  Paroki Santa Maria Ratu Para Malaikat (MRPM) Kurubhoko, Jumat (30/10/2020) melakukan aksi reboisasi mata air.

Puluhan umat yang terdiri atas umat dewasa, para remaja dan anak-anak dari 16 KK,  sekitar pkl. 06.30 wita membawa serta anakan pohon menuruni bukit menuju mata air Kusi di kawasan Wulabhara, Kurubhoko, desa Nginamanu, kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada.

Di lokasi mata air ini, umat menanam sekitar 100 anakan pohon, seperti pohon gayam, kaliandra dan waru. Beberapa ibu terlihat menuntun anak mereka untuk menanam sambil memberi edukasi.

Anak-anak dan para remaja terlihat antusias membawa anakan pohon dan peralatan menanam. Di kiri kanan alur sungai kecil yang terdapat mata air Kusi, mereka menanam anakan yang sudah disiapkan. Kegiatan menanam berlangsung sekitar dua  jam, selanjutnya membersihkan diri di pancuran mata air yang segar.

Kegiatan reboisasi mata air,  kata koordinator JPIC dan Keutuhan Ciptaan Paroki MRPM Kurubhoko,  Nao Remon, kegiatan ini selain merealisasikan program paroki juga sekaligus memberi edukasi kepada anak-anak akan pentingnya menjaga keutuhan ciptaan. Selain itu juga sebagai wujud keprihatinan terhadap kerusakan lingkungan selama ini, seperti perilaku membakar hutan dan pembalakan liar.

JPIC atau Justice Peace and Integrity of Creation adalah sebuah komisi dalam serikat religius Katolik yang menaruh perhatian terhadap masalah-masalah sosial kemanusiaan dan politik serta masalah lingkungan hidup. Di paroki, JPIC dan Keutuhan Ciptaan menjadi salah satu seksi dalam struktur di Paroki.

Sementara salah seorang tokoh umat Vitalis Kutu sangat respons dengan program JPIC demi menjaga keutuhan ciptaan. Dengan reboisasi mata air, kata Vitalis, lingkungan sekitarnya akan terpelihara, dan mata air tetap terjaga untuk memberi kehidupan. Dia bersyukur bahwa kawasan mata air itu yang selalu terbakar, tahun ini tidak terkena musibah kebakaran hutan.

“Kita berharap ke depan kawasan ini tetap terjaga. Mari kita sama-sama menanam pohon dan bukan menanam api dan menanam perlaku buruk,” kata Vitalis.

MANFAATKAN MUSIM HUJAN

KUB St. Fransiskus adalah KUB pertama di Paroki MRPM yang merealisasikan program paroki untuk tahun 2021. Seharusnya program ini baru dimulai pada tahun liturgi berikut yang akan dimulai bulan November 2020  ditandai dengan masuknya masa adven (penantian) sebelum masa natal.

Tetapi karena musim hujan telah tiba, maka kegiatan reboisasi di sejumlah mata air, reboisasi berbasis pakan ternak sudah mulai dilaksanakan, dan umat sangat antusias melakukan program kegiatan ini. Reboisasi mata air juga akan dilakukan di lokasi mata air Matambo dan Keumela yang merupakan mata air yang mensuplai air ke irigasi Tiwubele menuju  hamparan sawah Kurubhoko.

Kegiatan serupa juga akan dilakukan KUB lain di beberapa wilayah di Kurubhoko menyasar sejumlah lokasi mata air. Kemudian dilanjutkan dengan reboisasi pakan ternak di sejumlah kebun paroki, lahan para peternak dan pada kompleks KUB masing-masing.

Kegiatan reboisasi mata air menjadi salah satu dari tiga program bidang JPIC dan Keutuhan Ciptaan Paroki MRPM Kuruboko. Dua program lain yang dihasilkan dalam sidang pleno  paroki Kurubhoko untuk tahun litugi C 2021, yakni reboisasi berbasis pakan ternak dan doa tanpa asap rokok.

Ketiga program ini sudah disepakati dalam pleno paroki sebagai terobosan Gereja dalam menjaga keutuhan ciptaan. Menghutankan kembali kawasan yang gundul, memelihara alam agar tetap tersedia air bagi kehidupan dengan reboisasi mata air. Menanam pakan ternak jenis teramba agar cukup pakan bagi hewan di musim kering sekaligus jenis pakan ini dapat mengembalikan fungsi tanah untuk menyuburkan tanah.

DOA TANPA ASAP ROKOK

Salah satu dari tiga program kegiatan JPIC paroki ini adalah gerakan doa tanpa asap rokok. Program ini dilatar belakangi fakta selama ini sebelum dan setelah doa di KUB kaum ibu dan anak-anak dikepung asap rokok bapa-bapa dan para pemuda.

Kondisi ini menurut, Nao Remon, merupakan tindakan yang mengancam keutuhan ciptaan — khusus bagi perokok pasif. Fakta ini yang kemudian penjadi pemikiran munculnya gerakan doa tanpa asap rokok. Yang ingin  merokok harus  keluar dari ruangan dan menjauh dari tempat umat berkumpul.

Gerakan doa tanpa asap rekok direspons positif oleh umat, khususnya kaum ibu dan remaja putri. Mama Juliana di salah satu KUB mendukung gerakan doa tanpa asap rokok. Selain untuk tujuan kesehatan, bagi yang tidak merokok bisa menekan biaya beli rokok. Karena kalau ada doa dari rumah ke rumah, keluarga yang dikunjungi biasanya harus menyediakan rokok untuk tamu.

Pastor Paroki MRPM Kurubhoko RP. Tobias Harman, OFM memberi apresiasi kepada  umatnya yang merespons program kegiatan JPIC. Program kegiatan tersebut sudah ditetapkan dalam pleno paroki dan mendapat reapons positif dari umat. Dia berharap kegiatan ini akan memberi dampak baik bagi kelestarian lingkungan dan keutuhan ciptaan.(FNI/Emanuel Djomba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

GUB VBL : STUNTING NTT TURUN 3,2 PERSEN “KITA PERLU KERJA KERAS LAGI”

FOCUS NEWS INDONESIA,com, KUPANG - Memang betul terjadi penurunan Stunting tapi jika penurunannya biasa-biasa saja artinya kerja kita kurang maksimal karena yang kita bicarakan...

DIREKTORAT PMMB DAN TAMAN BUDAYA NTT GELAR WORKSHOP PENULISAN NASKAH FILM

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG - Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru (Dit.PMMB) Kementerian Pendidikan kebudayaan, Riset dan Teknologi bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah...

Assessment Center dan Launching Penilaian Kompetensi Berbasis CAT Wujud Prestasi BKD NTT

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan apresiasi Kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTT dan seluruh jajaran yang...

PLBN Cerminan Komitmen Pemerintah Bangun Indonesia dari Kawasan Perbatasan

MERAUKE. FOCUS NEWS INDONESIA.COM - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) merupakan cerminan komitmen pemerintah untuk membangun Indonesia dari kawasan perbatasan. Dengan wajah dan pelayanan...

Albert Riwu Kore Bantah Pernyataan BPR Christa Jaya Soal Penggelapan Sertifikat

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, KUPANG – Albert Wilson Riwu Kore , membantah tegas pernyataan BPR Christa Jaya Perdana, yang mengatakan dirinya diduga menggelapkan sejumlah sertifikat...