UPTD TAMAN BUDAYA NTT, LAKSANAKAN WORKSHOP SENI TARI,TEATER,MUSIK DAN SENI RUPA

0
31
Foto
Kepala UPTD Taman Budaya NTT, Sofian Kurniawan, saat Membuka Acara Workshop

KUPANG, FOCUS NEWS INDONESIA.COM | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, lewat UPTD Taman Budaya NTT, melaksanakan Workshop Tenaga Teknis Bidang Seni Tari, Teater, Musik dan Seni Rupa, bertempat di Gedung Gerson Poyk Taman Budaya Oepoi Kupang, yang dilakukan  pada Rabu, 19 Mei 2021 dan akan berakhir pada Sabtu, 22 Mei 2021.

Kegiatan workshop tersebut melibatkan 100 peserta yang berasal dari kaum pelajar, mahasiswa, komunitas seni, guru seni, yang berada dalam kota kupang. Sedangkan nara sumber workshop berasal dari Jogyakarta dan Jakarta berjumlah 4 orang mewakili 4 bidang Seni yakni, Seni Tari, Teater, Musik dan Seni Rupa.

Nara sumber bidang Seni Tari adalah Dra. Setyastuti, M.Sn, nara sumber Teater, Dr. Koes Yuliadi, M.Hum, nara sumber Seni Rupa, Drs. Anusapati, MFA, nara sumber Seni Muaik, Onny Krisnerwinto, S.Sn. Kegiatan Workshop akan berlangsung selama 4 hari yaitu, dari tanggal 19 Mei sampai dengan 22 Mei 2021, Lalu ditutup dengan pementasan kolaborasi keempat cabang seni tersebut oleh seluruh peserta workshop.

Acara pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh instansi terkait serta tamu undangan lainnya yang berasal dari para seniman, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pelajar dari utusan berbagai sekolah yang ada dalam kota kupang dan sekitarnya.

Kegiatan Workshop  ini dibuka dengan resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, yang diwakili oleh Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi NTT, Sofian Kurniawan.

Dalam sambutan tertulis Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Linus Lusi,   yang dibacakan kepala UPTD Taman Budaya, Sofian Kurniawan, menyebutkan bahwa mutu tenaga teknis masih  membutuhkan pembinaan untuk peningkatan kualitas pengetahuan.

Dijelaskan juga bahwa pengelolaan dan penyajian karya seni harus kompleks baik dari materi, kostum dan lainnya untuk mendukung penampilan yang artistik. Dikatakan bahwa kegiatan pertunjukan kesenian yang kompleks semacam ini membutuhkan penambahan pengetahuan kualitas agar mehasilkan nilai lebih dalam pertunjukannya.

Dikatakan lagi  bahwa karya-karya yang dihasilkan, diakui telah banyak masuk ke ranah nasional, namun pada pasaran internasional produk regional belum mampu menembus pasar luar negeri.

Oleh karena itu, kegiatan Workshop tersebut bertujuan untuk mengasah bakat dan kreatifitas para pelajar, pelaku seni, para seniman, yang berada di kota Kupang, agar kedepannya bisa tampil bersaing secara nasional maupun internasional untuk mendukung pembangunan seni budaya di provinsi NTT untuk Indonesia Jaya.

Adapun Thema umum kegiatan Workshop tersebut adalah : Proses Kreatif Seni Di Era New Normal, dengan mengangkat Sub Thema : Ceritera Dibalik Tenun Nusa Tenggara Timur.

“Kami mengangkat Sub Thema Ceritera Dibalik Tenun Nusa Tenggara Timur, karena menurut kami, dalam motif – motif Lembaran Kain Tenun NTT, menggambarkan nilai-nilai peradaban kehidupan manusia dalam kisah-kisah agung yang menjadi simbol  tersiratnya  Maha Karya Seni Teater, Seni Musik, Seni Rupa dan Seni Tari,”ucap Kepala UPTD Taman Budaya NTT, Sofian Kurniawan saat diwawancarai  media ini di ruang kerjanya setelah selesai acara pembukaan. (Jessy/FNI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here