Beranda Pendidikan YAYASAN KARAKTER PANCASILA LAKUKAN WEBINAR KEBANGSAAN DAN  NASIONALISME

YAYASAN KARAKTER PANCASILA LAKUKAN WEBINAR KEBANGSAAN DAN  NASIONALISME

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, JAKARTA – Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya Dewantara/Yayasan Karakter Pancasila, melakukan kegiatan Webinar Kebangsaan dan Soft Lounching Persiapan Film bernafaskan nasionalisme dalam rangka memperingati  HUT ke 99 Taman Siswa, yang dilakukan pada, Sabtu, 03/7/2021, bertempat di Museum Kebangtkitan Nasional Jakarta.

Kegiatan Webinar tersebut dilakukan secara Virtual dan dibuka oleh  Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibukota  Jakarta, Dra. Nahdiana, M.Pd.

Thema kegiatan tersebut yaitu, Memperingati 99 Tahun Tamansiswa, dan Soft Launching persiapan produksi film pendek pemikiran 3 Serangkai ‘Indische Partiy’  karya siswa SMK-SMA Jakarta.

“Kegiatan ini untuk menggali dan memahami Rekam Jejak Ki Hajar Dewantara dalam menumbuhkan semangat kebangsaan dan Nasionalisme untuk persatuan bangsa”, Ketua Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya Dewantara, Ki Tato Darmanto Reksohadiprodjo, kepada media ini pada, 6/7/2021.

Dalam Webinar itu Ki Tato Darmanto, mengatakan, tanggal 3 Juli 1922, adalah tanggal lahirnya Perguruan Tamansiswa, yang adalah Sekolah kebangsaan yang menjadi simbol perlawanan pendidikan atas pemerintah Belanda saat itu, sehingga kesempatan inilah kegiatan Webinar dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai pemikiran Ki Hajar Dewantara kepada  generasi muda dan lapisan masyarakat Indonesia.

“Ada juga perjuangan kebangsaan yang dilakukan oleh  Boedi Oetomo tahun  1908, lalu dilanjutkan oleh Tiga Serangkai /indische Partij 1912, Sarekat Islam, Muhamadiyah, Boemi Poetera, yang terjadi  di tahun yang sama. Kemudian Sumpah Pemuda pada tahun 1928, dan berlanjut  lahirnya  PANCASILA di tahun 1945 sebagai Dasar Negara dan Pemersatu Bangsa Indonesia, yang didalamnya juga ada nama Ki Hadjar Dewantara,” ucapnya dalam acara Webinar tersebut.

Adapun nara sumber dalam Webinar kebangsaan tersebut adalah, Ketua Museum Kebangkitan Nasional Jakarta, Agus Nugroho, Ketua yayasan Pancasila, Dr. Zaim Uchrowi, Ketua Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya Dewantara, Ki Tato Darmanto Reksohadiprodjo dan Rektor Universitas YARSI Jakarta, -Prof.Dr.Fasli Jalal.

Kata Ki Tato, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan Produksi Film Dokumenter yang mengandung nilai-nilia pemikiran Ki Hajar Dewantara, agar dapat ditonton sebagai Film Edukasi yang diharapkan dapat menambah dan memperdalam rasa kebangsaan dan nasionalisme bagi generasi muda dan lapisan masyarakat Indonesia.

“kami bersyukur karena kegiatan webinar ini berjalan lancar dan sukses. Terimkasih juga kepada para Nara Sumber yang sudah memberikan pikiran-pikiran cerdasnya untuk menanamkan rasa kebangsaan dan nasionalisme lewat acara webinar ini,”tutur Ki Tato. (Jessy/FNI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Satgas Yonif 144/JY Gelar Sweeping Jalur Non Prosedural di Perbatasan

FOCUS BEWS INDONESIA.com, JAKARTA, tniad.mil.id - Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY melaksanakan sweeping di jalan non prosedural Desa Sungai Seria Kecamatan Sintang Kabupaten...

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Kunjungi Kawasan UMKM di Bazaar Mandalika

FOCUS NEWS INDONESIA.COM, NTB - Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo mengunjungi kawasan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Bazaar Mandalika, Kabupaten...

Terdapat 7 Aturan Aneh di Negara Lain yang Sepintas Tak Masuk Akal

FOCUS NEWS INDONESIA.com - Tentunya setiap Pemimpin di Negara-Negara lain punya gaya kepemimpinan berbeda antara satu dengan yang lainnya. Setiap Pemimpin punya karakter, sudut...

Presiden Terima Tim Seleksi Calon Anggota KPU dan Bawaslu 2022-2027

FOCUS NEWS INDONESIA.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menerima tim seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan calon anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum...

Ritual Adat Sewu Api Suku Lio : Ungkapan Syukur dan Permohonan

ENDE, FOCUS NEWS INDONESIA.COM - Ritual adat sewu api merupakan ritual adat tahunan yang dilaksanakan di tanah ulayat Desa Mukusaki (tana pu’u muku lisa...